<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=17988160776302404&amp;blogName=Arsip+Kuliah+Magister+Manajemen+S2&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_FTP&amp;navbarType=BLUE&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fblogsearch.google.com%2F&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fs2.wahyudiharto.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

Database Relasional

Pengertian tentang sistem relasional (relational system) dan perbedaan antara sistem relasional dan sistem non relasional

CJ Date – dalam bukunya yang bertajuk ”An Introduction to Database System” halaman 26 – menjelaskan bahwa system relasional adalah sekumpulan system yang berbasiskan data model yang terelasi (terhubung) satu sama lain berlandas pada lojik dan matematis yang mampu bertindak sebagai penyedia sarana pondasi dan prinsip-prinsip basis data modern seperti SQL (Structured Query Language). Prinsipal SQL sendiri hanya mengacu pada tabel (struktur data) dan operator yang ada dan secara fisik, pointer data dapat dilihat langsung oleh pengguna (user).
Sistem relasional juga dapat diartikan sebagai sistem pengelolaan basis data yang menyajikan data sebagai tabel, yang mana masing-masing komponen memiliki nilai tunggal. Sebagai contoh adalah MySQL, Oracle, PostgreSQL, DB2, Informix, dll. Perhatikan gambar pada lembar kedua berikut.

Kontras dengan sistem non-relasional, yang memiliki struktur data dan operator yang berbeda dibandingkan dengan sistem relasional serta lebih cenderung menuju ke arah sebuah sistem yang berbentuk hirarki (threes). Sebagai contoh adalah IMS dari IBM.



Keuntungan dan kerugian menggunakan sistem basis data

Sistem basis data (DBMS) merupakan salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi. DBMS juga sebagai penentu kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Namun demikian, tentu saja Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya. Sasaran utama DBMS adalah menyediakan lingkungan yang nyaman dan efisien dalam menyimpan dan mengambil informasi ke dan dari basis data.

Lebih jelas, keuntungan dan kerugian dapat dijabarkan sebagai berikut:

KEUNTUNGAN menggunakan DBMS:
a. Penggunaan Data Bersama (The Data Can Be Shared)
b. Mengurangi Kerangkapan Data (Redudancy Can Be Reduced)
c. Menghindari Ketidakkonsistenan Data (Inconsistency Can Be Avoided)
d. Integritas Data Terpelihara (Integrity Can Be Maintained)
e. Keamanan Terjamin (Security Can Be Enforced)
f. Kebutuhan User Yang Kompleks Dapat Teratasi (Balanced conflicting requirements)
g. Pelaksanaan Standarisasi (Standards Can Be Enforced)
h. Meningkatkan Produktivitas (Increased productivity)
i. Layanan Back up dan Recovery Semakin Baik (Improved backup and recovery services)

KERUGIAN menggunakan DBMS:
a. Rumit (Complexity)
Karena penetapan fungsi dari DBMS yang baik, menyebabkan DBMS menjadi software yang cukup rumit. Seluruh user harus mengetahui fungsi-fungsi yang ada dengan baik, sehingga dapat memperoleh manfaatnya.
b. Ukuran (Size)
Kerumitan dan banyaknya fungsi yang ada menyebabkan DBMS memerlukan banyak software pendukung yang mengakibatkan penambahan tempat penyimpanan dan memory.
c. Biaya DBMS (Cost of DBMS)
d. Biaya Tambahan Hardware (Additional hardware costs)
e. Biaya Konversi (Cost of conversion)
f. Performance
Pada dasarnya DBMS dibuat untuk menyediakan banyak aplikasi, akibatnya mungkin beberapa aplikasi akan berjalan tidak seperti biasanya.
g. Resiko Kegagalan (Higher impact of a failure)
Karena system yang terpusat, jika seluruh user dan aplikasi terakses dari DBMS maka kerusakan pada bagian manapun dari system, akan menyebabkan operasi terhenti.

Hasil query SQL untuk tabel basis data dibawah:












































































































































Bin
Wine
Producer
Year
Bottles
Ready
2
ChardonnayBuena Vista
2001
1
2003
3
ChardonnayGeyser Peak
2001
5
2003
6
ChardonnaySimi
2000
4
2002
12
Joh. RieslingJekel
2002
1
2003
21
Fume BlancCh. St. Jean
2001
4
2002
22
Fume BlancRobt. Mandavi
2000
2
2002
30
GewirztraminerCh. St. Jean
2002
3
2003
43
Cab. SauvignonWinsor
1995
12
2004
45
Cab. SauvignonGeyser Peak
1998
12
2006
48
Cab. SauvignonRobt. Mondavi
1997
12
2008
50
Pinor NoirGary Farrell
2000
3
2003
51
Pinor NoirFetzer
1997
3
2004
52
Pinot NoirDeblinger
1999
2
2002
58
MerlotClos du Bois
1998
9
2004
64
ZinfandelCline
1998
9
2004
72
ZinfandelRafanelli
1999
9
2007


Maka:
SELECT WINE, PRODUCER FROM CELLAR WHERE BIN = 72;
1 row(s) retrieved












Wine
Producer
ZinfandelRafanelli


SELECT WINE, PRODUCER FROM CELLAR WHERE YEAR > 1987;
16 row(s) retrieved








































































Wine
Producer
ChardonnayBuena Vista
ChardonnayGeyser Peak
ChardonnaySimi
Joh. RieslingJekel
Fume BlancCh. St. Jean
Fume BlancRobt. Mondavi
GewirztraminerCh. St. Jean
Cab. SauvignonWinsor
Cab. SauvignonGeyser Peak
Cab. SauvignonRobt. Mondavi
Pinor NoirGary Farrell
Pinor NoirFetzer
Pinor NoirDeblinger
MerlotClos du Bois
ZinfandelCline
ZinfandelRafanelli


SELECT BIN, WINE, YEAR FROM CELLAR WHERE READY < 90;
0 row(s) retrieved







Bin
Wine
Year


SELECT WINE, BIN, YEAR FROM CELLAR WHERE PRODUCER = ‘Buena Vista AND BOTTLES > 1;
0 row(s) retrieved








Wine
Bin
Year


Perbedaan antara kemandirian data logis dan fisik.

Kemandirian data fisik (Physical Data Independence) memungkinkan melakukan perubahan skema fisik tanpa mengubah skema lojik. Perubahan yang dimaksud mencakup transaksi VIEW, INSERT, UPDATE dan DELETE pada record tabel dalam database.

Kemandirian data lojik (Logical Data Independence) memungkinkan melakukan perubahan skema lojik tanpa mengubah skema fisik. Perubahan yang dimaksud mencakup melakukan revisi atas DDL (Data Definision Language) seperti TIPE DATA, PRIMARY KEY, FOREIGN KEY, UNIQUE, dll. Perhatikan contoh pendefinisan DDL dibawah ini:



Pengertian Database Relasional

Suatu tipe database dimana data dikelompokkan & disimpan dalam unit-unit (table) tertentu dan diklasifikasikan serta dihubungkan menurut variable-variabel relasional satu sama lain. Lihat contoh gambar di bawah ini:



Pengertian DBMS Relasional

Terobosan dari Database Management System (DBMS), yang mengorganisasikan data dalam suatu struktur dan memaksimalkan berbagai cara serta menghubungkan antar kumpulan data yang disimpan dalam database. Lihat contoh gambar di bawah ini:



Pengertian Model Relasional

Merupakan bentuk relasional sistem model data yang hanya fokus pada bentuk lojik saja di mana data diorganisasi dalam suatu relasi (tabel). Hal ini merupakan model yang dilaksanakan pada kebanyakan sistem manajemen database modern. Lihat contoh gambar di bawah ini:

Labels:

“Database Relasional”

about


A little something about me, the author. Nothing lengthy, just an overview.

Also a link to my profile may show up here.

Dominant Traits Johari Window

66% of people think that Eko Wahyudiharto is clever
66% of people think that Eko Wahyudiharto is friendly
66% of people agree that Eko Wahyudiharto is idealistic

All Percentages

able (0%) accepting (0%) adaptable (0%) bold (0%) brave (0%) calm (33%) caring (0%) cheerful (0%) clever (66%) complex (0%) confident (0%) dependable (0%) dignified (0%) energetic (0%) extroverted (0%) friendly (66%) giving (0%) happy (0%) helpful (0%) idealistic (66%) independent (33%) ingenious (0%) intelligent (33%) introverted (0%) kind (33%) knowledgeable (33%) logical (33%) loving (33%) mature (0%) modest (0%) nervous (0%) observant (0%) organised (0%) patient (33%) powerful (0%) proud (0%) quiet (0%) reflective (0%) relaxed (0%) religious (0%) responsive (33%) searching (0%) self-assertive (0%) self-conscious (0%) sensible (33%) sentimental (0%) shy (33%) silly (0%) spontaneous (0%) sympathetic (0%) tense (0%) trustworthy (0%) warm (0%) wise (0%) witty (0%)

search

recent posts

recent comments

labels

archives

links

statistic

admin