<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=17988160776302404&amp;blogName=Arsip+Kuliah+Magister+Manajemen+S2&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_FTP&amp;navbarType=BLUE&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fblogsearch.google.com%2F&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fs2.wahyudiharto.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

Perancangan Produk (Rekayasa Ulang) Menggunakan Teknik QFD pada Studi Kasus Warung Internet

a) Kemauan konsumen Warnet :
1. Pelajari apa yang dikehendaki konsumen. Tanyakan kepada konsumen mengenai sifat-sifat baik utama tentang suatu produk. Untuk memudahkan analisis, sifat-sifat yang baik tersebut dikelompokkan ke dalam beberapa kategori.

2. Sebagai contoh, dalam kasus : warnet "SAHARA NET", diperoleh informasi bahwa konsumen menghendaki sifat-sifat baik dari suatu jasa penyedia warnet, yang dapat dikategorikan sebagai berikut
(1) Parkir aman,
(2) Kondisi bersih,
(3) Harga murah,
(4) Fasilitas lengkap
(5) Bilik lega & nyaman,
(6) Tersedia makanan & minuman,
(7) Pelayanan responsif & ramah,
(8) Akses cepat,

b) Hubungan respon teknis dengan keinginan konsumen
1. Hubungan antara masing-masing respon teknis dengan setiap elemen keinginan konsumen dinyatakan dalam bentuk tingkat pengaruh (respon teknis tertentu) terhadap kualitas produk yang dihasilkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Tingkat pengaruh tersebut diklasifikasikan ke dalam beberapa kelas (sesuai kepentingan), misalnya : tingkat pengaruhnya kuat, sedang, atau tidak berpengaruh sama sekali.

2. Perhatikan gambar QFD. Dalam gambar terlihat bahwa kondisi bilik lega & nyaman sangat dipengaruhi oleh keadaan bangunan, peripheral komputer dan karyawan. Pengaruh keadaan bangunan terhadap kondisi bilik lega & nyaman sangat besar (dinyatakan dengan simbol O), sedang pengaruh peripheral komputer berada pada tingkat sedang (dinyatakan dengan simbol 0). Dan pengaruh karyawan bertaraf lemah (dinyatakan dengan simbol X).
O : pengaruh kuat, skor 10,
0 : pengaruh sedang, skor 5,
X : pengaruh kurang kuat, skor 1.

3. Berdasarkan bobot dan skoring yang telah ditetapkan, dapat dihitung besaran nilai penting setiap respon, yakni nilai yang dapat menunjukkan tingkat penting/tidaknya suatu respon teknis layanan yang disediakan warnet "SAHARA NET".
Bangunan = 3(5) + 3(10) + 3(10) + 3(5) = 90
Tukang Parkir = 3(10) + 3(5) = 45
Karyawan = 2(5) + 3(1) + 2(10) = 33
Periferal Komputer = 2(10) + 3(5) + 3(1) + 2(5) = 48
Snack Bar = 2(5) + 3(10) = 40
Dial Up = 2(1) + 2(10) = 12
Besarnya nilai penting tersebut dapat sama atau berbeda. Respon teknis yang memiliki nilai penting tertinggi meng-indikasikan bahwa respon teknis tersebut sangat penting keberadaannya bagi manajemen dalam memberikan layanan kepada konsumen. Terlihat dalam gambar bahwa respon teknis : bangunan memiliki nilai tertinggi, kemudian peripheral komputer, dst.

4. Untuk membandingkan respon teknis yang satu dengan yang lain, setiap nilai penting suatu respon teknis harus dikonversikan menjadi nilai penting relatif terlebih dahulu. Periksa gambar.



c) Perbandingan performance pelayanan :
1. Pada bagian bawah dari tabel (diatas baris nilai) pada gambar, terlihat perbandingan performance pelayanan warnet "SAHARA NET" dengan warnet pesaing, yaitu A, B dan C. Nilai perbandingan menggunakan skor 0 s/d 5 : skor terbaik 5 dan skor terjelek 0

2. Dalam kasus : warnet "SAHARA NET",
- Warnet "SAHARA NET" nilainya hanya 3, kalah dengan warnet A (nilainya 4).
- Tukang parkir warnet "SAHARA NET" cukup baik, tetapi kalah dengan warnet A.
- Karyawan (selain tukang parkir) warnet "SAHARA NET" hanya memiliki nilai 3, kalah dengan warnet A.
- Peripheral komputer & snack bar "SAHARA NET" hanya memiliki nilai 3, kalah dengan warnet A.
- Dalam hal akses dial up warnet "SAHARA NET" sama dengan warnet lain, nilainya 3.

d) Evaluasi konsumen
1. Evaluasi konsumen adalah evaluasi terhadap pendapat konsumen dalam membandingkan kualitas produk yang dihasilkan perusahaan (dalam pembahasan) dengan produk sejenis yang dihasilkan pesaing.

2. Dalam kasus : warnet "SAHARA NET",
- Harga murah, warnet "SAHARA NET" (nilai 5) lebih baik dari pada warnet lain.
- Akses cepat, warnet "SAHARA NET" dengan nilai 4, juga cukup baik, tidak kalah dengan warnet pesaing.
- Faktor-faktor yang lain, warnet "SAHARA NET" masih kalah dengan warnet yang lain.
- Dalam rangka perbaikan kualitas pelayanan konsumen, perlu ditetapkan target kualitas ---dari setiap elemen yang dibutuhkan konsumen--- yang harus dicapai. Target kualitas layanan ditetapkan berdasarkan nilai-nilai kualitas produk yang terbaik yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan sejenis.
Dalam kasus : warnet "SAHARA NET", target dimaksud dicantumkan pada blok evaluasi konsumen, kolom target (3).

3. Untuk setiap elemen yang dibutuhkan konsumen, dihitung rasio antara target kualitas dari perusahaan yang sedang dianalisis dengan nilai maksimal dari nilai kualitas produk yang dihasilkan perusahaan-perusahaan yang sedang diperbandingkan. Jika rasio dari suatu elemen besarnya di atas 1, maka kualitas produk pada elemen terkait dinyatakan kurang baik, oleh karena itu elemen dimaksud harus diperbaiki atau ditingkatkan kualitasnya.
Dalam kasus : warnet "SAHARA NET", semua kualitas produk ---kecuali harga murah & akses cepat --- untuk sementara perlu ditingkatkan kualitasnya.

e) Korelasi teknis
1. Evaluasi korelasi teknis merupakan evaluasi terhadap korelasi antara suatu respon teknis (aktivitas atau sarana) dengan respon teknis lainnya yang dimiliki perusahaan. Korelasi teknis tersebut, digambarkan dalam QFD atau House of Quality (bangunan mutu), dengan wujud tabel segitiga, mirip dengan bentuk atap rumah.

2. Korelasi antara suatu respon teknis (aktivitas atau sarana) yang satu dengan respon teknis yang lain dinyatakan dalam 4 (empat) bentuk, yakni :
- Korelasi positif dan kuat diberi simbol ++,
- Korelasi positif tetapi kurang kuat diberi simbol +,
- Korelasi negatif dan kuat diberi simbol - -, dan
- Korelasi negatif tetapi kurang kuat diberi simbol -

3. Dalam kasus : warnet "SAHARA NET",
- Antara bangunan dengan karyawan memiliki hubungan yang positif kuat, karena semakin luasnya dan semakin baiknya bangunan akan memerlukan jumlah karyawan yang semakin banyak dan kualitas karyawan yang lebih baik.
- Antara bangunan dengan tukang parkir memiliki hubungan positif meskipun kurang kuat, karena setiap penambahan jumlah bangunan harus disertai dengan peningkatan jangkauan pengamanan, dan hal ini mengindikasikan peningkatan jumlah satpam.
- Antara bangunan warnet dengan snack bar memiliki hubungan negatif meskipun kurang kuat, karena kalau akan menambah luas snack bar akan mengurang ruangan untuk warnet.
- Antara jumlah tukang parkir dengan karyawan, kadang-kadang dalam jangka pendek memiliki hubungan negatif meskipun kurang kuat. Jadi kalau jumlah karyawan dipandang kurang, maka dapat dilakukan reposisi sejumlah tukang parkir untuk membantu pekerjaan diluar pengamanan parkir.
- Antara peripheral computer dengan dial up, antara peripheral komputer dengan karyawan memiliki hubungan positif,
- demikian seterusnya.

Labels:

“Perancangan Produk (Rekayasa Ulang) Menggunakan Teknik QFD pada Studi Kasus Warung Internet”

about


A little something about me, the author. Nothing lengthy, just an overview.

Also a link to my profile may show up here.

Dominant Traits Johari Window

66% of people think that Eko Wahyudiharto is clever
66% of people think that Eko Wahyudiharto is friendly
66% of people agree that Eko Wahyudiharto is idealistic

All Percentages

able (0%) accepting (0%) adaptable (0%) bold (0%) brave (0%) calm (33%) caring (0%) cheerful (0%) clever (66%) complex (0%) confident (0%) dependable (0%) dignified (0%) energetic (0%) extroverted (0%) friendly (66%) giving (0%) happy (0%) helpful (0%) idealistic (66%) independent (33%) ingenious (0%) intelligent (33%) introverted (0%) kind (33%) knowledgeable (33%) logical (33%) loving (33%) mature (0%) modest (0%) nervous (0%) observant (0%) organised (0%) patient (33%) powerful (0%) proud (0%) quiet (0%) reflective (0%) relaxed (0%) religious (0%) responsive (33%) searching (0%) self-assertive (0%) self-conscious (0%) sensible (33%) sentimental (0%) shy (33%) silly (0%) spontaneous (0%) sympathetic (0%) tense (0%) trustworthy (0%) warm (0%) wise (0%) witty (0%)

search

recent posts

recent comments

labels

archives

links

statistic

admin