Konsep Disiplin yang Efektif dan Aktual
PENGERTIAN DISIPLINDisiplin berasal dari bahasa Latin ”disciplina” yang berarti instruksi. Akar kata disciplina adalah ”discere” yang berarti belajar dengan turunan kata ”discipulus” yang berarti murid .
Disiplin adalah sikap mental untuk melakukan hal-hal yang seharusnya pada saat yang tepat dan benar-benar menghargai waktu.
DISIPLIN SEDERHANA
Praktek pendisiplinan diri secara sederhana dapat terjadi dari diri sendiri kepada diri sendiri, kemudian dilanjutkan dari orang tua kepada anak-anaknya, hingga pemerintah kepada masyarakat.
Contoh:
1. Praktik hemat diwujudkan dengan tidak mengeluarkan biaya selain untuk hal-hal yang baik bagi orang lain dan diri sendiri
2. Rajin dengan tidak membiarkan waktu yang kosong dengan menggunakan waktunya melalui kegiatan yang berguna
3. Melatih sikap jujur dengan tidak melakukan tipu muslihat yang menyakitkan hati, berpikir bersih dan jernih serta berbicara tentang yang benar saja.
SYARAT DISIPLIN
1. Bersifat berkesinambungan (kontinyuitas) dan konsisten
2. Fleksibel (tidak otoriter)
3. Adanya batas-batas yang pasti mana yang boleh dan tidak boleh
4. Kepastian hukum
5. Adanya komunikasi (yang sehat dan konstruktif tanpa unsur merendahkan dan melecehkan)
CARA MELATIH DISIPLIN
1. Memikirkan apa yang sebenarnya diinginkan
Pastikan setiap hari dengan harus memiliki target prioritas yang realistis, jelas dan spesifik
2. Berlatih
Dengan berlatih, disiplin bukan menjadi suatu beban, melainkan menjadi suatu kebiasaan
3. Konsisten
Dilakukan secara terus menerus
DISIPLIN DALAM PEKERJAAN

Disiplin dalam perusahaan dapat dilakukan melalui pendekatan bottom-up. Disiplin dimulai dari masing-masing karyawan hingga ke tingkat unit yang lebih tinggi (middle manajemen). Unit-unit yang telah disiplin akan mengarah ke dalam lingkup yang lebih luas yaitu organisasi yang disiplin.
TIPS MENUJU DISIPLIN YANG EFEKTIF
1. Menyadari bahwa ada faktor motivasi dibalik tingkah laku buruk yang ditampilkan
2. Tetapkan batasan yang jelas dan tepat
3. Hubungkan disiplin dengan situasi yang sedang terjadi
4. Konsekuensi
5. Jangan memberi sanksi disiplin di muka umum
6. Hindari amarah yang meledak ledak
7. Tetapkan disiplin yang sesuai untuk perilaku buruk
8. Sanksi disiplin diberikan segera setelah perilaku buruk ditampilkan
9. Pengawasan hingga beberapa waktu
Labels: Manajemen SDM


